Waduh… !!! Ketua IWOI Indramayu Terima Ancaman Saat Mengawal Kasus Dugaan Penggelapan Mobil

Daerah, Hukum & Kriminal, Lainnya998720166 Dilihat

Indramayu, bidikkriminalnews.co.id,  – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Indramayu, Atim Sawano, mengaku menerima dugaan ancaman saat mengawal kasus dugaan penggelapan satu unit mobil Toyota Calya milik warga bernama Heru.

Menurut Atim, dugaan ancaman tersebut muncul setelah dirinya turut membantu mengawal dan menyoroti laporan yang disampaikan Heru terkait kendaraan yang disebut belum dikembalikan selama hampir dua tahun.

Atim mengatakan ancaman tersebut diduga disampaikan oleh seseorang yang memiliki hubungan keluarga dengan salah satu pihak yang disebut dalam laporan tersebut. Bahkan, menurut pengakuannya, orang yang diduga menyampaikan ancaman tersebut merupakan oknum anggota kepolisian.

” Sebagai jurnalis dan Ketua IWOI Kabupaten Indramayu, saya hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan membantu masyarakat mencari keadilan. Namun saya justru menerima dugaan intimidasi dan ancaman,” ujar Atim kepada awak media bidikkriminalnews.co.id, Sabtu 13 Juni 2026.

Meski demikian, Atim menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan seluruh proses pembuktian kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

Ia berharap pihak berwenang dapat memberikan perlindungan terhadap jurnalis yang menjalankan tugas profesinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta menindaklanjuti laporan apabila ditemukan adanya unsur pidana dalam dugaan ancaman tersebut.

Atim juga menyatakan bahwa kebebasan pers merupakan hak yang dijamin oleh undang-undang dan tidak boleh dihambat melalui tindakan intimidasi maupun ancaman terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga menyampaikan ancaman belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang dari seluruh pihak yang terkait.

Kasus ini menjadi perhatian karena selain menyangkut dugaan ancaman terhadap insan pers, juga berkaitan dengan upaya pengawalan terhadap laporan masyarakat yang sedang mencari kepastian hukum atas dugaan penggelapan kendaraan. (Ahmad Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *