Terima Audiensi Institut Teknologi Kalimantan, Menko AHY Tekankan Kolaborasi untuk Penguatan SDM dan Infrastruktur di Kalimantan

Daerah, Pemerintahan998720427 Dilihat

Jakarta, bidikkriminalnews.co.id, – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur di Kalimantan. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi jajaran Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada Senin (13/4/2026) di Kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta.

Pertemuan ini membahas pengembangan ITK sebagai perguruan tinggi teknologi unggulan di kawasan Kalimantan sekaligus penjajakan kerja sama strategis dalam mendukung pembangunan wilayah dan pertumbuhan ekonomi.

Audiensi dipimpin Rektor ITK, Prof. Dr. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., bersama jajaran pimpinan kampus. Dalam kesempatan tersebut, ITK juga menyampaikan undangan kepada Menko AHY untuk hadir dan memberikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 ITK.

Menko AHY menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional, khususnya di Kalimantan yang memiliki potensi sumber daya alam besar.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, sangat dibutuhkan. Kampus menjadi sumber riset dan inovasi yang penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Menko AHY.

Ia menjelaskan Kemenko Infra mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, serta komunitas dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan pembangunan. Pendekatan ini memastikan kebijakan lebih tepat sasaran sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Menko AHY menekankan pembangunan infrastruktur saat ini harus berorientasi pada hasil dan dampak, bukan sekadar proyek fisik.

“Pendekatan kita adalah outcome dan impact. Infrastruktur harus berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan serta membuka lapangan kerja,” tegasnya.

Dalam paparannya, Menko AHY juga menjelaskan peran strategis kementerian yang berada dalam koordinasinya, mulai dari agraria dan tata ruang, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, transportasi, hingga transmigrasi, yang seluruhnya terintegrasi dalam pembangunan wilayah.

Terkait Kalimantan, ia menilai kawasan tersebut memiliki peluang besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional, terutama dengan kekayaan sumber daya alam dan pengembangan wilayah strategis di Kalimantan Timur.

“Kalimantan memiliki sumber daya yang luar biasa. Tantangannya adalah mengelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Di sinilah peran ITK sangat strategis dalam mencetak SDM unggul sekaligus mendorong riset dan inovasi,” ungkapnya.

Menko AHY juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Konsep prosperity dan sustainability harus berjalan beriringan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Menutup pertemuan, Menko AHY menyampaikan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan ITK dan perguruan tinggi lainnya.

“Kami siap berkolaborasi. ITK memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan teknologi di Kalimantan dan diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan melalui riset dan inovasi,” pungkasnya.

Dalam pertemuan ini turut hadir Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol. Arif Rachman, serta Tenaga Ahli Bidang Politik dan Tata Kelola Pembangunan Kewilayahan Ahmad Khoirul Umam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed