Pemdes Jungjang Gelar Wayang Kulit, Wujud Syukur Panen Raya dan Lestarikan Tradisi Mapag Sri

Ciayumajakuning, Pemerintahan998720092 Dilihat

CIREBON, bidikkriminalnews.co.id — Sebagai bentuk rasa syukur kehadirat Allah SWT atas hasil panen yang melimpah, khususnya bagi masyarakat Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Pemerintah Desa Jungjang menggelar kesenian adat Mapag Sri pada Minggu (1/11/2026).

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga yang antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit bertema Purwa Manunggaling Budaya. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Kepala Desa Jungjang, Bapak Kasmin, menyampaikan bahwa tradisi Mapag Sri memiliki makna mendalam, yaitu menyambut kedatangan berkah dan keselamatan.

“Semoga melalui kegiatan ini, Desa Jungjang senantiasa diberkahi, tanahnya subur, panennya berlimpah, dan masyarakatnya hidup rukun serta sejahtera,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena masyarakat Desa Jungjang baru saja menyelesaikan panen raya dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, maka kami dari Pemerintah Desa Jungjang mengadakan pergelaran wayang kulit sebagai wujud rasa syukur tersebut,” tambahnya.

“Selain itu, sebelum pergelaran wayang kulit ini, pada malam Jumat Kliwon kemarin kami telah melaksanakan tahlilan bersama. Dan hari ini adalah acara puncaknya, yaitu pergelaran wayang kulit,” tuturnya.

Beliau berharap agar tradisi dan budaya ini dapat terus dilestarikan dan senantiasa melekat di hati masyarakat Desa Jungjang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *