Momentum Hardiknas, LKKS Kuningan Launching Gerakan “Bunda El untuk Ananda”

Daerah, Pemerintahan, Pendidikan998720272 Dilihat

Kuningan, bidikkkriminalnews.co.id, –Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), LKKS Kabupaten Kuningan sebagai koordinator  melaunching gerakan bersama kolaboratif   “Bunda El untuk Ananda”,  wujud komitmen memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

Pada kesempatan itu, selain modul Bunda El  untuk ananda diluncurkan juga  buku panduan bagi guru, orang tua dan anak/remaja, ini  menjadi bagian dari upaya LKKS (Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial) dalam mendorong penguatan literasi keluarga sekaligus membentuk generasi BERSEKA (Berkarakter, Sehat, dan Berprestasi).

Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, mengatakan, bahwa buku panduan yang akan dijadikan petunjuk dalam mengedukasi siswa siswi pada tingkatan SD, SMP dan SMA sederajat se-kab. Kuningan, ini menjadi ikhtiar untuk dijadikan panduan bagi orang tua dan pendidik dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Rumah adalah sekolah pertama, dan orang tua adalah guru terbaik bagi anak. Karena itu, penguatan peran keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi masa depan,” ujarnya, setalah mengikuti upacara Hardiknas di Pandapa Paramarta, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, buku Bunda El untuk Ananda hadir sebagai panduan holistik yang dapat dimanfaatkan oleh orang tua, guru, hingga remaja. Buku ini membahas berbagai aspek penting, mulai dari penanaman nilai-nilai moral sejak dini, membangun pergaulan sehat, menjaga kesehatan mental anak, hingga langkah pencegahan terhadap bullying, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, buku tersebut juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua/keluarga  dalam proses pendidikan anak, sehingga tercipta pola pengasuhan yang lebih kuat dan harmonis.

Sebagai lembaga koordinatif di bidang kesejahteraan sosial, LKKS Kabupaten Kuningan juga mendorong sinergi lintas sektor dalam implementasi program ini, melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, BNNK, MKKS SMA dan  Kementerian Agama.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat deteksi dini serta penanganan berbagai persoalan sosial yang dihadapi anak dan remaja.

Hj. Ela berharap buku ini dapat menjadi inspirasi sekaligus pedoman yang berkelanjutan bagi keluarga dan lembaga pendidikan di Kabupaten Kuningan.

“Ini adalah gerakan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga ikhtiar ini membawa keberkahan dan keberhasilan bagi masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *