Menyambut Hut RI Yang Ke 81, KUA Kecamatan Susukan Menggelar Bersih Bersih Masjid

Daerah, Pemerintahan, Sosial998720442 Dilihat

CIREBON, BIDIKKRIMINALNEWS.CO.IDMenyambut Hut RI Yang Ke 81, KUA Kecamatan Susukan Menggelar Bersih Bersih Masjid. Kantor Urusan Agama (KUA), Kecamatan Susukan
Menggelar acara, Gerakan Bersih Bersih Masjid (Geber Masjid). Pada Jum’at, (7/08/2026)., berlangsung di Masjid Jami Baitus Sholihin. Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

Ketika awak media bidikkriminalnews.co.id, mengkonfirmasi kegiatan tersebut Kepala KUA Susukan, H. Muhammad Fahri, S.E.I melalui Penghulu KUA Susukan, H. Mukhlis, S.Pd., MA.Pd,. Membenarkan bahwa sanya KUA Kecamatan Susukan Itu pada hari Jum’at lalu mengadakan kegiatan bersih bersih Masjid di Desa Wiyong. Kegiatan Geber Masjid itu program dari pusat, dari kementrian agama langsung

Ia sendiri pun menjelaskan, ” bahwa sanya progam tersebut adalah program bersih bersih masjid untuk menyabut. Hari Kemerdekan Republik Indonesia Yang ke-81, yaitu dengan program Geber atau Gerakan Bersih Bersih Masjid,” ucapnya. Pada Rabu, (12/08/2026).

Progam tersebut untuk seluruh Indonesia itu ada 81.000 Ribu gerakan, untuk kemarin kemarin itu dari Pemerintah Pusat Kementrian Agama Republik Indonesia itu melakukan Live Mentri menyapa di Kemenag Sumber langsung,” tuturnya.

Untuk di wilayah Kecamatan Susukan, untuk program Geber Masjid itu hanya kebagian 7 titik, Karna Kabupaten Cirebon, itu hanya kebagian program Geber Masjid itu hanya 249, lokasi

Karena di Kabupaten Cirebon itu ada 40 Kecamatan, makan seluruh Kabupaten Cirebon itu terbagi menjadi beberapa titik, ada yang mendapatkan 6 titik, dan ada juga yang mendapatkan 7, titik,” tambah Mukhlis.

Dengan adanya program Gerakan Bersih Bersih Masjid (Geber Masjid) dari pusat untuk menyabut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang ke 81 tahun

” Ia sendiri mengaku karena program tersebut itu adalah salah satu program yang memberikan contoh kepada masyarakat. Program ini juga telah memberikan kenyamanan dan kebersihan kepada masyarakat untuk beribadah,” tutup Mukhlis.

 

 

(Arief N.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *