Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, — Di tengah maraknya kejahatan siber yang kian hari kian canggih dan menyasar siapa saja tanpa pandang bulu, Polresta Cirebon tampil di barisan terdepan melindungi warganya. Tidak hanya menindak secara hukum, Polresta Cirebon kini juga hadir sebagai “tameng cerdas” melalui gerakan edukasi preventif guna membentengi masyarakat dari ancaman penipuan daring.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., secara langsung menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga di wilayah hukumnya. Ia menegaskan bahwa kerja keras dan tabungan masyarakat tidak boleh lenyap begitu saja akibat ulah oknum penipu yang bersembunyi di balik layar ponsel.
“Kejahatan saat ini tidak lagi hanya terjadi di sudut gelap jalanan, tetapi bersembunyi di balik layar ponsel Anda. Oleh karena itu, kami mengkampanyekan prinsip SARTIK Saring Sebelum Sharing & Teliti Sebelum Transfer sebagai benteng pertahanan utama masyarakat Cirebon,” tegas Kombes Pol. Imara Utama dalam rilis resminya, Minggu (18/10/2026).
Memetakan Modus Penipuan yang Paling Sering Terjadi
Sebagai langkah nyata melindungi warga, Polresta Cirebon telah memetakan lima modus operandi yang paling aktif digunakan sindikat penipu daring:
File Berbahaya Format. APK Undangan pernikahan palsu atau notifikasi kurir paket yang jika dibuka, dapat menyedot data pribadi hingga saldo rekening tanpa disadari.
Hadiah dan Giveaway Bodong Iming-iming hadiah undian bernilai besar yang mengatasnamakan instansi atau perusahaan ternama, padahal hanyalah jebakan.
Tawaran Pekerjaan Freelance Palsu. Janji penghasilan mudah dengan tugas sederhana, yang akhirnya justru meminta korban membayar deposit yang terus bertambah.
Akun Kerabat yang Dibajak teman atau keluarga yang akun media sosialnya diretas, lalu digunakan untuk meminjam uang dengan alasan mendesak. Selalu konfirmasi lewat telepon langsung sebelum mengirim uang.
Toko Online Fiktif. Menawarkan barang bermerek dengan harga yang tidak masuk akal murahnya. Jika penawaran terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu penipuan.
Bekali Warga dengan Cara Mandiri Cek Fakta
Polresta Cirebon tidak sekadar memberi peringatan, tetapi juga membekali masyarakat dengan cara melindungi diri sendiri. Warga dapat memverifikasi kebenaran nomor rekening atau nomor telepon mencurigakan melalui layanan resmi
cekrekening.id
siber.polri.go.id
Ada satu aturan emas yang tak boleh dilupakan: “Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, maupun kata sandi kepada siapa pun.” Pihak kepolisian maupun bank tidak akan pernah meminta data rahasia tersebut.
Siaga 24 Jam Non-Stop untuk Warga
Jika Anda merasa menjadi korban atau menemukan indikasi penipuan online, jangan diam saja. Polresta Cirebon membuka layanan pengaduan setiap saat:
Telepon 110 siap melayani 24 jam atau datang langsung ke kantor polisi terdekat di wilayah Anda
Tim Siber Polresta Cirebon selalu siap bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan. Dengan dukungan ini, masyarakat Cirebon kini bisa beraktivitas di dunia maya dengan lebih tenang dan percaya diri. Karena di Cirebon, polisi selalu hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga mencegah masalah itu terjadi sejak awal.(*)












