Forum Silaturohmi Kiyai dan Santri For Santri Ciayumajakuning Resmi Dilantik

Daerah, Lainnya998720519 Dilihat

CIREBON, BIDIKKRIMINALNEWS.CO.ID Di Pendopo Bupati Kabupaten Cirebon yang sarat nilai sejarah, perjuangan, serta kearifan leluhur, telah berlangsung acara pelantikan sekaligus pengukuhan pengurus Forum Silaturohmi Kiyai dan Santri For Santri wilayah Ciayumajakuning, pada Minggu (2/8/2026).

Mengusung tema “Menyatukan Langkah Membangun Generasi dan Berakhlak Mulia”, pelantikan ini mencakup pengukuhan jajaran pengurus mulai dari Koordinator Daerah (Korda) hingga Koordinator Cabang (Korcab) yang membawahi empat wilayah sekaligus: Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Turut hadir dalam acara sakral ini Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Pembina For Santri Jawa Barat Drs. Abdul Muiz, Ketua For Santri Jawa Barat H. Muhammad Dian Nafi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon Dr. KH. Samsudin, M.Ag., serta sejumlah ulama besar lainnya seperti Pengasuh Ponpes Benda Kerep KH. Miftah Faqih dan Pengasuh Ponpes Al-Anwariyah Tegal Gubug Arjawinangun KH. Fauzi Mansyur.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan menjadi tonggak baru bagi seluruh jajaran pengurus di wilayah Ciayumajakuning. Pengukuhan ini diharapkan semakin mengokohkan tali persaudaraan antara ulama, lingkungan pendidikan, dan khususnya dunia pesantren.

Dalam sambutannya, Drs. Abdul Muiz selaku Pembina For Santri Jawa Barat menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat keberadaan forum ini. Seluruh elemen yang hadir sepakat, bahwa For Santri bukan hanya wadah berkumpul, melainkan sarana persaudaraan yang kokoh untuk menjawab tantangan zaman yang semakin beragam.

Forum ini didirikan dengan tujuan mulia: meningkatkan kemandirian ekonomi para santri agar tidak hanya cerdas secara agama, namun juga mampu berdiri tegak menopang kehidupannya sendiri; memperkokoh pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari; serta mewujudkan kesejahteraan yang nyata dan adil bagi seluruh santri maupun masyarakat luas.

“Dari santri, untuk santri, dan demi kebaikan masyarakat,” tegas Abdul Muiz menegaskan semangat utama organisasi ini.

Ia menambahkan, sejatinya kita semua adalah “santri” – orang yang tak pernah berhenti belajar, terus melatih diri menjadi manusia lebih baik setiap harinya, dan sanggup mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta ketulusan. Semangat ini akan dibuktikan lewat kerja keras dan ketekunan seluruh jajaran agar manfaatnya benar-benar terasa hingga ke pelosok masyarakat.

Ke depannya, seluruh program kerja yang disusun akan disesuaikan dengan kebutuhan nyata serta potensi unggulan masing-masing wilayah di Ciayumajakuning. Tanpa pemaksaan kehendak, semuanya berjalan sebagai perjalanan bersama yang saling melengkapi, tumbuh beriringan, dan melangkah serasi demi membawa berkah bagi tanah air tercinta,” tuturnya. (Arief N.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *