Damkar Kabupaten Cirebon Evakuasi, Tangan Anak Laki Laki Yang Terjepit Pondasi 

Daerah, Pemerintahan998720182 Dilihat

Kabupaten Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, mengevakuasi tangan anak laki-laki, yang terjepit di sela sela besi cor, pondasi bangunan yang belum selesai di area pematang sawah, di Blok Segelodogan, Desa Danawinangun, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Pada Sabtu, (25/4/2026) sore hari.

Terlihat dalam video di akun, Facebook resmi Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, terlihat seorang anak laki-laki, yang sedang di evakuasi oleh petugas dari tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamat (Disdamkar), sektor Palimanan,.

Petugas terlihat berhati hati ketika mengevakuasi mengeluarkan tangan anak tersebut, dengan menggunakan alat kombinasi peralatan khusus seperti linggis untuk merenggangkan pondasi.

Menurut keterangan saksi mata, kronologi kejadian. Pada pukul 17.00 WIB, korban sedang asik bermain dan mencari ikan, di area pesawahan. Namaun ikan tersebut itu masuk ke dalam lubang di tumpukan bebatuan dan besi pondasi bangunan.

” Saat mencoba menangkap ikan tersebut dengan memasukkan tangannya ke dalam lubang, nahas tangan sang bocah justru terjepit dan tidak bisa ditarik keluar,” katanya.

Bahkan Warga setempat, termasuk Bapak Ikin, sempat berusaha menolong dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Khawatir kondisi korban memburuk, warga segera menghubungi pos Damkar Sektor Palimanan pada pukul 17:05 WIB.

Kepal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Disdamkar) Kabupaten Cirebon H. Dadang Suhendra mengatakan. Betul kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17:05 WIB. Di pos Damkar Sektor Palimanan,” katanya

Kami langsung merespon laporan tersebut, dua personel kami dari Regu 3 Sektor Palimanan, langsung dikerahkan dan tiba di lokasi hanya dalam waktu empat menit. Dengan menggunakan kombinasi peralatan khusus,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *