Babinsa Kelurahan Argasunya Monitor Kegiatan Upskilling UMKM Pondok Pesantren Jawa Barat

Daerah, Tni & Polri998720112 Dilihat

Kota Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, – Babinsa Kelurahan Argasunya, Sertu Engkus Kusnandar, melaksanakan monitoring kegiatan Upskilling UMKM Pondok Pesantren Jawa Barat yang bertempat di Ma’had Alif Pondok Ilmu Derma Agung, Jl. Sumur Loa RT 03 RW 08, Kopiluhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Kamis, 25/6/2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha pesantren dan santri agar lebih profesional, produktif, serta memiliki daya saing yang tinggi, sehingga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan kewirausahaan berbasis pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Engkus Kusnandar turut memantau jalannya kegiatan guna memastikan acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM di lingkungan pesantren.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Effendi Edo, S.A.P., M.Si. (Wali Kota Cirebon), Gus Haris (Pimpinan Ma’had Alif Pondok Ilmu Derma Agung), Wazirul Luthfi (PT Pertamina EP), Hj. Darwinah, S.Pd. (Rumah Edukasi Kenanga), Dr. Nuraini, S.Psi., M.Si. (Wakil Bendahara Umum ISKI), Dr. Ilham Gemiharto, S. (Sekretaris Jenderal ISKI), Gandi, S.S.P., M.M. (Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Cirebon), AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. (Kapolsek Cirebon Selatan Timur), Rd. Yuki Maulana Hidayat, S.STP. (Camat Harjamukti), Rahenda Priana Nurullah, S.E. (Lurah Argasunya).

Dalam sambutannya, para narasumber dan tamu undangan menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi pelaku UMKM pesantren melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan jejaring usaha. Program upskilling ini diharapkan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha muda dari kalangan santri yang mampu bersaing di era digital dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang terdiri dari santri, pengelola pesantren, dan pelaku UMKM. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Babinsa Kelurahan Argasunya Sertu Engkus Kusnandar menyampaikan bahwa kegiatan Upskilling UMKM Pondok Pesantren Jawa Barat merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren, khususnya dalam bidang kewirausahaan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi para santri serta pengelola usaha pesantren untuk mengembangkan usahanya secara lebih profesional dan mandiri. Melalui program upskilling ini diharapkan lahir pelaku-pelaku UMKM yang produktif, kreatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha saat ini,” ujar Sertu Engkus Kusnandar.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan pesantren sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat apabila didukung dengan peningkatan kapasitas, akses pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta dan dapat mendorong kemajuan UMKM pesantren di Kota Cirebon maupun Jawa Barat,” pungkasnya. (Rafi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *