29.2 C
Jakarta
spot_img

Aktifis PPPI Indramayu di Intimidasi Oleh Supir Pribadi Wakil Bupati.

Date:

Share:

Indramayu, bidikkriminalnews.co.id Aksi protes damai yang dilakukan oleh seorang aktivis bernama Urip Triandri atau yang biasa di panggil bang UT, pada Kamis, 26 Juni 2025 di Jakarta, menuntut agar Wakil Bupati Indramayu, Saefudin, diusut atas dugaan korupsi dan tindak kekerasan terhadap warga, justru berujung pada aksi intimidasi yang menghebohkan.

Pada Senin (30/06/2025), insiden mengejutkan terjadi di depan pintu samping sebelah barat Gedung DPRD Indramayu, Ut mengaku mendapat perlakuan kasar dari pria bernama Acong, yang diketahui adalah supir pribadi Wakil Bupati Saefudin.

“Saya dirangkul saat keluar dari gedung DPRD oleh Acong. Begitu keluar, saya di paksa duduk di meja penerima tamu dan rangkulan Acong semakin keras terasa di leher sampai saya berontak sembari berusaha melepaskan tangannya dari bahu karena rangkulannya berubah menjadi cekikan, sembari mengucapkan nada ancaman ke saya”, Jelas Ut.

Tak hanya itu Ut juga menambahkan keterangan kepada awak media dalam kejadian tersebut.

“setelah cekikan terlepas dari leher, saya pun menanyakan ke Acong maksud dari cekikan itu, dan tiba-tiba Acong dengan sengaja mendorong saya dengan bahunya beberapa kali sampai saya mau terjatuh di teras sembari berkata “ kalau kamu pengen jadi jagoan sok sama saya” dengan raut muka yang terlihat jelas penuh dengan emosi dan selalu mengulang kalimat “Kalau mau jadi jagoan yang hebat, jangan kagok, kalau mau menjatuhkan sekalian jangan tanggung-tanggung.” Jangan macam-macam! Itu (Wabup) majikan saya’,” tambah Ut dalam keterangannya.

Hingga saat ini belum diketahui apakah tindakan brutal Acong atas perintah langsung dari Wakil Bupati Saefudin atau merupakan aksi sepihak. Namun, publik mulai mempertanyakan integritas dan kepemimpinan Saefudin dalam mengendalikan lingkungan terdekatnya.

“Apakah ini wajah asli dari visi ‘Indramayu Reang’? Visi yang katanya menjanjikan rasa aman dan nyaman, tapi di baliknya justru ada kekerasan yang dilakukan orang dekat pejabat?” sindir Ut.

Ut juga menyuarakan desakan agar Saefudin memberikan klarifikasi terbuka serta meminta pertanggung jawaban atas tindakan orang dekatnya. Kasus ini sebagai ujian besar bagi Pemkab Indramayu, khususnya dalam menegakkan prinsip demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat. (Ahmad Fauzi)

IKLAN

━ more like this

Kepedulian Koramil terhadap Masyarakat Membangun Jalan 200 Meter di Desa Pinara Sebagai Bentuk Bakti Sosial

Kuningan, bidikkriminalnews.co.id, – Koramil 1503/Ciniru menggelar kegiatan kerja bakti pembangunan jalan sepanjang 200 meter di Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan...

Wakil Wali Kota dan Wamenperin Bahas Strategi Proteksi Industri Lokal

Jakarta, bidikkriminalnews.co.id, - Pemerintah Kota Cirebon terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Fokus utama pemerintah...

Wali Kota Ajak SMSI Bangun Narasi Edukatif untuk Kecerdasan Masyarakat

Kota Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, - Di tengah gempuran arus informasi digital yang kian tak terbendung, media siber kini memikul tanggung jawab lebih dari sekadar penyampai...

Atasi Banjir, Bupati Lucky Hakim Soroti Normalisasi Saluran Irigasi di Wilayah Perkotaan Indramayu

Indramayu, bidikkriminalnews.co.id, - Sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di wilayah perkotaan Indramayu, normalisasi saluran irigasi akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat. Target penyelesaian...

Polresta Cirebon Sita 65 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, - Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa (3/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini