Indramayu, | bidikkriminalnews.co.id, – Sebanyak 85 warga yang terdampak pembangunan Jembatan Cilogog, Kabupaten Indramayu, mendapat bantuan sembako dan uang tunai dari PT Aneka Tata Sarana.
Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu 9 September 2026 sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan jembatan.
Penyaluran bantuan menyasar warga di dua desa, yakni Desa Pegagan, khususnya masyarakat Blok Cilogog, serta Desa Rajaiyang.
Kegiatan ini menjadi perhatian bagi warga yang selama proses pembangunan Jembatan Cilogog turut merasakan dampak dari aktivitas proyek di lingkungan mereka.
Meski bantuan yang diberikan tidak begitu besar dari sisi nominal, warga menilai perhatian dari pihak pelaksana pembangunan tetap memiliki arti tersendiri.
Terlebih, bantuan berupa kebutuhan pokok dan uang tunai tersebut dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah seorang penerima bantuan, Munadi, menyampaikan apresiasinya kepada PT Aneka Tata Sarana.
Ia mengaku berterima kasih karena pihak perusahaan masih menunjukkan kepedulian kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan pembangunan Jembatan Cilogog.
“Terima kasih atas kepedulian dari PT Aneka Tata Sarana yang sudah berbagi memberikan bantuan sembako dan uang tunai,” ujar Munadi.
Menurutnya, kepedulian semacam ini penting untuk menjaga hubungan baik antara pelaksana pembangunan dengan masyarakat sekitar.
Bantuan tersebut juga diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian selama proses pembangunan jembatan masih berlangsung.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan setempat.
Di antaranya Kapolsek Losarang, Danramil Losarang, kepala desa dari Desa Pegagan dan Desa Rajaiyang, serta jajaran PT Aneka Tata Sarana.
Kehadiran unsur terkait tersebut menunjukkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak yang berada di lingkungan sekitar proyek.
Pembangunan Jembatan Cilogog sendiri menjadi salah satu aktivitas pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat di kawasan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, keberadaan proyek tentu tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Karena itu, perhatian sosial kepada warga menjadi salah satu hal yang dinilai penting selama proyek berlangsung.
PT Aneka Tata Sarana selaku pelaksana pembangunan pun berupaya menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak.
Sebanyak 85 warga dari Desa Pegagan dan Desa Rajaiyang menjadi penerima bantuan dalam kegiatan tersebut.
Bantuan sembako dan uang tunai itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Bagi warga, perhatian yang diberikan pihak pelaksana proyek bukan semata-mata dilihat dari besarnya nilai bantuan.
Lebih dari itu, kehadiran dan kepedulian perusahaan di tengah masyarakat dianggap sebagai bentuk penghargaan kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan.
Dengan adanya kegiatan sosial tersebut, hubungan antara masyarakat dan pelaksana proyek diharapkan tetap terjalin dengan baik hingga pembangunan Jembatan Cilogog selesai.
Kegiatan pemberian bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari kepedulian sosial PT Aneka Tata Sarana kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Warga pun berharap komunikasi dan perhatian terhadap masyarakat terus dilakukan selama proses pembangunan berlangsung, sehingga keberadaan proyek dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.







