Kepulauan Riau, bidikkriminalnews.co.id, – Suasana hangat dan penuh keakraban tercipta dalam pertemuan silaturahmi antara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) dengan Sekretaris Dinas Pendapatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), DR. Sudianto, S.E., M.Si,. Silaturahmi ini berlangsung di Kantor Samsat Batam Center, menjadi momen istimewa untuk bernostalgia sekaligus membahas arah pembangunan Batam dan Kepri ke depan pada, Senin (25/8/2025).
Baca Juga : Pihak Super Z Club Akan Dipanggil DPRD Kota Batam Terkait Penampilan Sexy Dancer
Dalam suasana santai, keduanya yang ternyata merupakan teman lama berbagi kenangan masa lalu, mengenang perjalanan panjang dalam berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga wadah untuk berdiskusi secara mendalam tentang peran strategis Batam dan Kepri dalam pembangunan nasional, khususnya dari sisi pengawasan reformasi dan pengelolaan pendapatan daerah.
Ketua DPD LPRI, Leo Nazara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi DR. Sudianto dalam mengelola pendapatan daerah Kepri, yang merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “Kepri, khususnya Batam, memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi dan perdagangan. Kami berharap sinergi antara LPRI dan Dinas Pendapatan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya daerah,” ujar Ketua DPD LPRI.
Baca Juga : Peresmian Jembatan Gantung Babakan Losari, Komandan Kodim 0620/Kab. Cirebon Hadir Dampingi Bupati
Sementara itu, DR. Sudianto, yang dikenal sebagai Asisten Professor di Universitas Ibnu Sina dan praktisi berpengalaman, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memajukan Kepri. “Batam dan Kepri harus terus berinovasi, baik dalam pengelolaan pendapatan daerah maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saya optimistis, dengan kerja sama yang baik, kita bisa wujudkan Kepri yang lebih maju dan sejahtera,” tuturnya.
Diskusi juga menyentuh isu-isu strategis seperti optimalisasi pajak daerah, peningkatan investasi, dan penguatan pendidikan sebagai fondasi pembangunan. Keduanya sepakat bahwa pengawasan yang efektif dan pengelolaan pendapatan yang transparan akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Kepri.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi demi mewujudkan visi pembangunan Batam dan Kepri yang lebih baik. Momen silaturahmi ini menjadi bukti bahwa hubungan personal yang erat dapat menjadi modal kuat untuk membangun sinergi demi kemajuan daerah.(NZ).



