DPRD Gelar Paripurna Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon, Tekankan Sinergi dan Pembangunan Berkelanjutan

Daerah, Pemerintahan998720097 Dilihat

Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di ruang Abhimata Paripurna, Kamis (2/4/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Hari jadi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum refleksi untuk saling memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai perjalanan pembangunan Kabupaten Cirebon masih menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah pekerjaan rumah seperti infrastruktur, pengelolaan sampah, dan sektor kesehatan perlu terus digenjot. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

Foto: Logo Hari Jadi Kabupaten Cirebon Yang ke 544

Dengan mengusung tema “Teteg lan Tutug”, Sophi berharap pemerintah dan masyarakat dapat saling menguatkan dalam mendorong pembangunan yang solutif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan, termasuk dampak gejolak geopolitik global terhadap kondisi ekonomi.

Menurutnya, potensi inflasi energi yang berimbas pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu tantangan nyata yang harus diantisipasi bersama. Oleh karena itu, tema tersebut diharapkan mampu menjadi semangat agar Kabupaten Cirebon tangguh, responsif, dan konsisten dalam mewujudkan cita-cita pembangunan.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kabupaten Cirebon, lanjutnya, berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Setiap kebijakan harus dilandasi integritas, tanggung jawab, serta komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544 hingga mencapai puncaknya melalui rapat paripurna istimewa.

“Paripurna ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon,” kata Imron.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan ini sebagai titik refleksi untuk memperkuat semangat, tanggung jawab, dan kinerja sesuai dengan tugas masing-masing.

Menurutnya, hari jadi merupakan tonggak sejarah yang menjadi rujukan dalam memacu semangat pembangunan daerah, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Imron juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai sejarah sebagai sumber inspirasi dalam meningkatkan kinerja dan mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.

“Sesuai pesan Sunan Gunung Jati, anggayuha sira maring kaluhuran, yang berarti berusahalah untuk mencapai kemuliaan hidup,” ujarnya.

Senada dengan itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong agar pembangunan di Kabupaten Cirebon diarahkan pada penguatan sektor budaya dan ekologi.

Ia menilai Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan sejarah dan keragaman budaya yang dapat dioptimalkan sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Cirebon seharusnya mampu mengartikulasikan kebudayaan sebagai daya tarik wisata yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, pembangunan berbasis budaya dan ekologi akan menjadi fokus dalam agenda pembangunan ke depan, termasuk penguatan sektor pariwisata pada tahun 2027.

Selain berkontribusi terhadap perekonomian, sektor pariwisata berbasis budaya juga dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), yang saat ini menjadi kebutuhan penting bagi setiap daerah.

Untuk itu, ia mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur yang mendukung aksesibilitas destinasi wisata dan budaya. Namun, pembangunan tersebut harus memperhatikan nilai estetika agar mampu memperkuat daya tarik daerah.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui sektor pendidikan yang terintegrasi dengan industri dan pariwisata.

“Keunggulan Kabupaten Cirebon terletak pada kelestarian peninggalan sejarah dan budayanya. Tinggal bagaimana membangun kesadaran kolektif dan integrasi antara pendidikan, industri, serta pariwisata untuk mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *