Wali Kota Cirebon Tinjau UPT Latihan Tenaga Kerja: Cetak SDM Andal dan Siap Bersaing

Daerah, Pemerintahan998720212 Dilihat

CIREBON KOTA, BIDIKKRIMINALNEWS.CO.ID, – Meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus menjadi prioritas Pemerintah Kota Cirebon. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Latihan Tenaga Kerja.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Sekretaris Daerah Iing Daiman meninjau langsung kegiatan tersebut pada Jumat (7/8/2026). Kunjungan ini untuk melihat langsung bagaimana proses pelatihan berjalan dan kesiapan fasilitas yang ada.

Kali ini, Wali Kota menyoroti program baru pelatihan pengelasan. Ia memuji kelengkapan alat yang masih prima digunakan peserta.

“Setelah saya lihat langsung, fasilitasnya sangat memadai. Mulai dari mesin las, alat pelindung diri, semuanya berfungsi baik. Ini penting agar warga belajar dengan nyaman dan aman,” ujar Effendi.

Antusiasme warga pun terlihat luar biasa. Padahal baru dibuka bulan ini, pelatihan pengelasan sudah diminati 102 orang. Angka ini jadi bukti nyata kebutuhan masyarakat akan keterampilan yang bisa diandalkan.

“Minat yang tinggi ini jadi semangat bagi kami untuk terus memperluas program. Harapannya, peserta tak hanya siap kerja di perusahaan, tapi juga bisa mandiri membuka usaha sendiri, seperti bengkel las,” tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, menjelaskan pendaftaran masih dibuka hingga 12 Agustus 2026. Awalnya disiapkan satu kelas berisi 16 orang, namun karena peminat membludak, pihaknya berencana membuka kelas tambahan.

Selain pengelasan, tersedia juga pelatihan digital marketing, menjahit, barista, hingga barbershop. Semua disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan dunia usaha saat ini.

“Kami bangun kerja sama erat dengan pelaku industri. Tujuannya agar setelah lulus, peserta jelas arahnya: bisa langsung ditempatkan bekerja atau siap berwirausaha,” jelas Ma’ruf.

Langkah ini juga bagian dari upaya menekan angka pengangguran yang kini berada di 6,4 persen, turun dibanding tahun lalu sebesar 6,6 persen. Durasi pelatihan pun bervariasi, mulai dari 10 hingga 26 hari sesuai jenis keahlian yang dipelajari.

Salah satu peserta pelatihan barista, Ofa, mengaku sangat terbantu meski sebelumnya tak paham soal dunia kopi.

“Saya benar-benar dari nol. Tapi materi disampaikan jelas, mulai dari teknik seduh manual hingga penyajian kekinian. Sekarang saya punya bekal untuk mewujudkan cita-cita membuka kedai kopi sendiri,” ungkapnya penuh harap.

Ia berharap program positif seperti ini terus berlanjut, melahirkan lebih banyak tenaga kerja andal dan pengusaha baru dari Kota Cirebon.

 

 

 

(Red)

Info Selengkapnya :

– Estafet Kepemimpinan Kapolres Cirebon Kota, Wali Kota Tekankan Keberlanjutan Kolaborasi

– SMPN 1 kota Cirebon Gelar Acara Spectrum dan Bazar Ekonomi Kreatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *