Kolaborasi Heritage dan Media Konvergensi dari Kota Bogor untuk Indonesia

Daerah, Lainnya998720779 Dilihat

Kota Bogor, bidikkriminalnews.co.id, – Sebuah langkah strategis dalam memperkuat gerakan pelestarian warisan budaya sekaligus penguatan ekosistem media nasional resmi dimulai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Salak Heritage Club (SHC) dan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Salak Heritage Club, Hengky Effendi, S.E., M.A. dengan Ketua Umum AMKI Pusat, Ir. Tundra Meliala, M.M., GRCE., CPCC bertempat di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Rabu (8/4/2026).

Momentum penting ini, turut disaksikan oleh Pembina Utama SHC, Djoko Sungkono, serta Penasihat SHC, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Markoni, S.H., M.H., memberikan dukungan penuh terhadap lahirnya kolaborasi strategis antara komunitas heritage dan jaringan media nasional.

Penandatanganan MoU ini juga dihadiri Sekjen AMKI Dadang Rachnat, S. H, dan Humas Rendi Herdiana, menandai dimulainya kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain:

Penguatan literasi sejarah dan budaya bangsa melalui media konvergensi

Promosi dan publikasi warisan budaya Nusantara

Pengembangan program edukasi heritage berbasis media digital

Pembangunan jejaring nasional komunitas budaya dan media

Dukungan komunikasi strategis terhadap program-program kebangsaan

Ketua Umum SHC, Hengky Effendi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar Salak Heritage Club untuk menjadikan gerakan heritage sebagai kekuatan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Warisan budaya bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi sumber inspirasi masa depan bangsa. Melalui kolaborasi dengan AMKI, kami ingin menjadikan heritage sebagai gerakan nasional yang disebarkan melalui kekuatan media konvergensi,” ujar Hengky.

Sementara itu, Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam merawat ingatan kolektif bangsa.

“Media memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga narasi sejarah dan identitas bangsa. Kerja sama dengan Salak Heritage Club membuka ruang sinergi antara dunia media dan komunitas pelestari budaya,” ungkapnya.

Pembina Utama SHC Djoko Sungkono menilai bahwa kolaborasi ini merupakan langkah visioner yang mempertemukan kekuatan budaya dengan kekuatan komunikasi publik.

Menurutnya, ketika gerakan heritage bersinergi dengan media nasional, maka pesan-pesan kebangsaan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga warisan bangsa.

Acara penandatanganan MoU ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan di lingkungan historis Hotel Salak The Heritage, yang menjadi simbol kuat pertemuan antara nilai sejarah, budaya, dan masa depan Indonesia.

Melalui kemitraan strategis ini, Salak Heritage Club dan AMKI Pusat, diharapkan dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai program nasional yang mengangkat nilai-nilai heritage, kebudayaan, dan identitas bangsa dalam era media digital dan konvergensi informasi.

Kolaborasi ini juga menjadi tonggak awal bagi terbentuknya ekosistem gerakan heritage nasional yang melibatkan komunitas, media, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *