bidikkriminalnews.co.id | Labuhanbatu – Ketua Panitia MTQ Ke – 54 Tingkat Kabupaten Camat Panai Hilir Arif Syahputra Budiman Saat di konfirmasi Ulang terkait Konsumsi kontingen Kecamatan Rantau Selatan yang berulat bungkam (tidak menjawab).
Padahal Konfirmasi Yang lalu beliau menjawab bahkan membenarkan dari 1050 Nasi Kotak yang di sediakan(Pesan) Hanya 1 nasi Kotak Yang ada Ulatnya dan beliau juga menjawab akan di telusuri.
Baca Juga : Tercorengnya MTQ Ke-54 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu di karenakan konsumsi Kontingen ada Ulatnya
Arif” Izin bng,dari 1050 bungkus nasi kotak,1 bungkus nasik kotak diduga ada ulat dan ikannya masih segar,masih di cek kebenaranya bang,karna camat dan opecial kontingen yang dimaksud tidak ada menelpon saya bahwa terdapat hal yang seperti diatas ” jawabnya.

Dengan ada jawaban Camat Panai Hilir berarti kebenaran Nasi kotak tersebut yang berulat memang benar adanya, bahkan Awak media juga mengkonfirmasi kembali 3 Mei 2025 melalui HP selulernya Via WhatsApp,mempertanyakan bagaimana tindak lanjut penelusuran Nasi kotak yang ada Ulatnya dan pertanggung jawaban Panitia juga pemkab Labuhanbatu.
Sampai berita ini di turunkan 3/5/2025 Camat Panai Hilir belum juga menjawab Konfirmasi Awak Media hanya memilih bungkam berarti ada apa di balik Acara MTQ tersebut.
Baca Juga : Ini Buktinya” Nasi kotak di MTQ tingkat Kabupaten Labuhanbatu Ke 54 berulat.
Di tempat yang berbeda Awak media Meminta Tanggapan Salah Seorang Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Aliansi Rakyat Indonesia (DPP LSM GARI) Ahmad Saipul Sirait mengutuk keras atas insiden di acara MTQ tersebut dengan adanya Konsumsi berulat.
Ahmad” Kok bisa gitu apa Panitia tidak menseleksi atau menceknya setiap pemesanan Makanan ,ini sudah keteledoran Panitia apa lagi itu Nasi untuk para peserta,saya berharap kepada pemkab Labuhanbatu agar segera menindak tegas serta mengaudit kembali anggaran Acara MTQ tersebut serta memberi sangsi kepada Panitia pelaksana ” tuturnya.(Julip Effendi)



