25.5 C
Jakarta
spot_img

First Club Batam Diduga Langgar Banyak Aturan, dari Jam Operasional hingga TKA

Date:

Share:

Batam, bidikkriminalnews.co.id, – Tempat hiburan malam di Kota Batam terus bertambah, namun pengawasannya dinilai lemah. Salah satu yang disorot adalah First Club Entertainment. Tempat ini diduga sering melanggar aturan jam operasional yang seharusnya tutup pukul 04.00 WIB, bahkan disebut kerap menimbulkan masalah sejak mulai beroperasi.

Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran di First Club. Mulai dari penampilan tarian erotis, kasus DJ asing yang sempat heboh, dugaan karyawan terlibat narkoba, hingga kasus penyiksaan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok bernama Mr Ran.

“TKA itu disiksa hingga babak belur, lalu dipulangkan diam-diam ke negaranya setelah disebut menggelapkan uang perusahaan. Ini pelanggaran serius,” kata Ismail kepada media.

Ia juga menilai banyak hak karyawan diabaikan dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU Nomor 11 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Menurutnya, manajemen First Club terbagi dua: lokal dan asing. Padahal perusahaan itu berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). “Manajemen asing dipimpin Mr Ye Mao, General Manager yang bisa mempekerjakan dan memberhentikan karyawan seenaknya. Harusnya ini tidak boleh, karena urusan personalia hanya bisa diurus WNI,” jelas Ismail.

Ia menambahkan, HRD tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena seluruh keputusan harus melalui Andi Yap, pemilik sekaligus pemodal. “Banyak karyawan belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Kalau sakit biaya sendiri, surat dokter tidak berlaku, dan kalau absen tetap dipotong gaji. Ini jelas pelanggaran hak pekerja,” tegasnya.

Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri berencana mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Batam. Mereka juga meminta Imigrasi Batam hadir untuk menjelaskan status tenaga kerja asing di sana.

“Berapa jumlah TKA, kerja di bidang apa, dan pakai visa apa harus dijelaskan. Kita ingin tahu apakah sesuai aturan,” ujarnya.

Selain soal ketenagakerjaan, Ismail menyoroti transparansi pajak hiburan malam yang mencapai 40 persen. Ia juga mempertanyakan kewajiban pajak bagi tenaga kerja dan pemodal asing seperti Mr Hong, yang disebut bukan pemegang saham resmi.

“Pajak ini harus diaudit. Jangan sampai ada kebocoran PAD Batam,” tambahnya.

Ismail menilai lemahnya pengawasan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pendapatan, dan Satpol PP membuat pelanggaran di tempat hiburan malam terus berulang. Ia mendesak Wali Kota Batam memperketat pengawasan dan menindak tegas pelanggar aturan.

“Kami tegak lurus mendukung pemerintah Kota Batam menegakkan aturan dan mencegah kebocoran pajak. Kalau nanti terbukti ada pelanggaran hukum, kami akan laporkan ke aparat penegak hukum,” tutupnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak HRD PT First Mitra Entertainment (Bosman) belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut. (***)

IKLAN

━ more like this

Wali Kota Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres 11/2025, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Daerah

Kota Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan daerah terus digenjot pemerintah pusat dan daerah. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si, menghadiri...

Pelopor SPPG bersertifikat halal Indonesia di Cirebon

Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, - Menjelang implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuan 2 UUT Beef menyatakan kesiapannya dalam menyajikan asupan...

Kepedulian Koramil terhadap Masyarakat Membangun Jalan 200 Meter di Desa Pinara Sebagai Bentuk Bakti Sosial

Kuningan, bidikkriminalnews.co.id, – Koramil 1503/Ciniru menggelar kegiatan kerja bakti pembangunan jalan sepanjang 200 meter di Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan...

Wakil Wali Kota dan Wamenperin Bahas Strategi Proteksi Industri Lokal

Jakarta, bidikkriminalnews.co.id, - Pemerintah Kota Cirebon terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Fokus utama pemerintah...

Wali Kota Ajak SMSI Bangun Narasi Edukatif untuk Kecerdasan Masyarakat

Kota Cirebon, bidikkriminalnews.co.id, - Di tengah gempuran arus informasi digital yang kian tak terbendung, media siber kini memikul tanggung jawab lebih dari sekadar penyampai...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini